Saat Kita Tidak Mengerti

Saat Kita Tidak Mengerti

20 Juli – Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Yakobus 1: 2-8

2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. 5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya. 6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. 7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. 8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Ayat kunci hari ini adalah dari Yakobus 1:4

Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah ada sesuatu hal yang terjadi dalam hidup seseorang yang Anda kasihi yang sepertinya tidak pantas atau sangat tidak masuk akal? Dapatkah Anda berdoa untuk meminta kehendak Allah lebih daripada meminta pertolongan Allah?

Diterjemahkan dari buku “The Quiet Place” oleh Nancy DeMoss Wolgemuth
Hak cipta penyiaran dalam bahasa Indonesia @ 2021- 2022 pada IREC Sydney
Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Oleh: