Perkataan Tentang Pengabaian

Perkataan Tentang Pengabaian

18 Maret – Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Matius 27:45-54

45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. 46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Ia memanggil Elia.” 48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. 49 Tetapi orang-orang lain berkata: “Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia.” 50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. 51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, 52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. 53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. 54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.”

Ayat kunci hari ini adalah Matius 27:46

Kira kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: “Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Sebagai penutup mari kita merenungkan pernyataan ini:

Jika bukan Anda, kemungkinan ada seseorang dalam hidup Anda hari ini yang berada dalam kesulitan di titik terendah. Beri tahu mereka tentang seorang Juruselamat yang sudah pernah berada di sana dan berhasil melewatinya dan akan kembali.

Diterjemahkan dari buku “The Quiet Place” oleh Nancy DeMoss Wolgemuth
Hak cipta penyiaran dalam bahasa Indonesia @ 2021- 2022 pada IREC Sydney
Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Oleh: