Dimulai Dengan Kehancuran Hati

Dimulai Dengan Kehancuran Hati

11 Juni – Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Mazmur 139:17-24

17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! 18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau. 19 Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah, 20 yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia. 21 Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau? 22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku. 23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; 24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Ayat kunci hari ini adalah dari Mazmur 139:23-24

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Kapan terakhir kali Anda meminta kepada Tuhan untuk menyelidiki hati Anda dan menunjukkan apakah ada “jalan yang serong” dalam hidup Anda? Mintalah kepada-Nya pekerjaan Roh Kudus yang menyegarkan hidup Anda, dan juga anugerah untuk dapat berespon dengan kehancuran dan kerendahan hati yang sejati.

Diterjemahkan dari buku “The Quiet Place” oleh Nancy DeMoss Wolgemuth
Hak cipta penyiaran dalam bahasa Indonesia @ 2021- 2022 pada IREC Sydney
Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Oleh: