Dalam Cahaya Kekekalan

Dalam Cahaya Kekekalan

18 Juli – Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Yesaya 40:3-8

3 Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! 4 Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; 5 maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” 6 Ada suara yang berkata: “Berserulah!” Jawabku: “Apakah yang harus kuserukan?” “Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. 7 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. 8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”

Ayat kunci hari ini adalah dari Yesaya 40:6,8.

Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang… rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi Firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Jika Anda tahu Anda akan meninggal dalam tiga tahun- atau enam bulan- apa yang akan Anda lakukan? Mintalah Allah untuk membentuk tujuan hidup Anda dan mengarahkan keputusan sehari-hari Anda, dalam cahaya kekekalan.

Diterjemahkan dari buku “The Quiet Place” oleh Nancy DeMoss Wolgemuth
Hak cipta penyiaran dalam bahasa Indonesia @ 2021- 2022 pada IREC Sydney
Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Oleh: