Berserah Dan Puas

Berserah Dan Puas

18 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Mazmur 104:19-28

19 Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya. 20 Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka haripun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan. 21 Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah. 22 Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya; 23 manusiapun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang. 24 Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. 25 Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar. 26 Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya. 27 Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya. 28 Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.

Ayat kunci hari ini adalah dari Mazmur 104:27-28

“Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya. Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.”

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah Anda mengalami ketenangan batin, kedamaian, dan kesederhanaan hidup dalam penyerahan secara penuh kepada Allah? Adakah area dalam hidup Anda di mana Anda berusaha untuk memegang kendali yang seharusnya menjadi hak-Nya?

Tolonglah Saya

Tolonglah Saya

17 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Hakim-hakim 4:1-7

1 Setelah Ehud mati, orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN. 2 Lalu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan Yabin, raja Kanaan, yang memerintah di Hazor. Panglima tentaranya ialah Sisera yang diam di Haroset-Hagoyim. 3 Lalu orang Israel berseru kepada TUHAN, sebab Sisera mempunyai sembilan ratus kereta besi dan dua puluh tahun lamanya ia menindas orang Israel dengan keras. 4 Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel. 5 Ia biasa duduk di bawah pohon korma Debora antara Rama dan Betel di pegunungan Efraim, dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya. 6 Ia menyuruh memanggil Barak bin Abinoam dari Kedesh di daerah Naftali, lalu berkata kepadanya: “Bukankah TUHAN, Allah Israel, memerintahkan demikian: Majulah, bergeraklah menuju gunung Tabor dengan membawa sepuluh ribu orang bani Naftali dan bani Zebulon bersama-sama dengan engkau, 7 dan Aku akan menggerakkan Sisera, panglima tentara Yabin, dengan kereta-keretanya dan pasukan-pasukannya menuju engkau ke sungai Kison dan Aku akan menyerahkan dia ke dalam tanganmu.”

Ayat kunci hari ini adalah dari Hakim-hakim 4:3a

“Lalu orang Israel berseru kepada Tuhan”

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah Anda mengalami disiplin Tuhan karena ketidak taatan Anda? Apakah Anda sudah sampai pada titik di mana Anda sudah putus asa, ataukah Anda masih berpegang pada cara pikir Anda sendiri atau pada dosa Anda? Rendahkan diri Anda dan berserulah kepada-Nya. Dia akan mendengar tangisan Anda dan akan memberikan pembebasan bagi Anda.

Pemberi Kehidupan Vs Pengambil Kehidupan

Pemberi Kehidupan Vs Pengambil Kehidupan

16 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Mazmur 84:1-8

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah. (84-2) Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! 84:2 (84-3) Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. 84:3 (84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku! 84:4 (84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela 84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! 84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. 84:7 (84-8) Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.

Ayat kunci hari ini adalah dari Mazmur 84:7

“Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.”

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Ada dua jenis orang: yang penuh rasa syukur dan yang tidak tahu berterima kasih, penyembah dan pengeluh. Anda termasuk jenis orang yang seperti apa? Sesungguhnya Anda ingin menjadi orang yang seperti apa? Bicaralah dengan Tuhan tentang hal ini.

Puas Hati Vs Keluh Kesah

Puas Hati Vs Keluh Kesah

15 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Mazmur 30:1-6

1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud. (30-2) Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku. 30:2 (30-3) TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku. 30:3 (30-4) TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur. 30:4 (30-5) Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! 30:5 (30-6) Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

Ayat kunci hari ini adalah dariMazmur 30:5

“Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!”

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Dalam keseharian Anda, apakah Anda lebih banyak mengucapkan keluhan atau ucapan terima kasih? Bagaimanakah respon Anda mencerminkan isi hati Anda?

Penuh vs Kosong

Penuh vs Kosong

14 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Ulangan 6:10-16

10 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu–kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; 11 rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami–dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, 12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. 13 Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah. 14 Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, 15 sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi. 16 Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.

Ayat kunci hari ini adalah dari Ulangan 6:12

“Maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan Tuhan, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.”

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah Anda merasa kosong atau kekurangan? Buatlah “daftar syukur” di dalam hati (atau tertulis) dari apa yang Allah telah sediakan, dan lihat apakah Anda mulai merasakan bahwa Anda benar-benar penuh dengan hal-hal yang paling penting untuk kehidupan Anda.

Rendah Hati vs Angkuh

Rendah Hati vs Angkuh

13 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari 1 Timotius 6:17-19

17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. 18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi 19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

Ayat kunci hari ini adalah dari 1 Timotius 6:17

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Adakah rasa iri hati atau kekecewaan yang mengintai di hati Anda atas sesuatu yang Allah belum sediakan, perbaiki, atau kabulkan? Apakah seorang yang rendah hati akan memandang situasi ini dengan cara yang berbeda?

Doa Yang Penuh Dengan Ucapan Syukur

Doa Yang Penuh Dengan Ucapan Syukur

12 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari 1 Tesalonika 5:12-22

12 Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; 13 dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain. 14 Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang. 15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang. 16 Bersukacitalah senantiasa. 17 Tetaplah berdoa. 18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 19 Janganlah padamkan Roh, 20 dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. 21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 22 Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

Ayat kunci hari ini adalah dari 1 Tesalonika 5:17

Tetaplah berdoa.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pernyataan ini

Ingat, doa mengalir dari hati yang yakin akan kebutuhannya akan Allah dan akan keinginan Allah untuk memberkati umat-Nya dari gudang kasih karunia-Nya yang besar. Mintalah kepada-Nya untuk terus menumbuhkan hati seperti ini di dalam diri Anda pada hari ini.

Allah Tempat Perlindungan Kita

Allah Tempat Perlindungan Kita

11 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Mazmur 46:1-12

1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian. (46-2) Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. 46:2 (46-3) Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; 46:3 (46-4) sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela 46:4 (46-5) Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai. 46:5 (46-6) Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi. 46:6 (46-7) Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang, Ia memperdengarkan suara-Nya, dan bumipun hancur. 46:7 (46-8) TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela 46:8 (46-9) Pergilah, pandanglah pekerjaan TUHAN, yang mengadakan pemusnahan di bumi, 46:9 (46-10) yang menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi, yang mematahkan busur panah, menumpulkan tombak, membakar kereta-kereta perang dengan api! 46:10 (46-11) “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!” 46:11 (46-12) TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela

Ayat kunci hari ini adalah dari Mazmur 46:12

Tuhan semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah Anda tidak dapat melihat Allah di tengah kondisi Anda saat ini? Dia tidak pernah berhenti memandang Anda. Berlarilah kepada-Nya dan temukan tempat perlindungan bagi jiwa Anda.

Dia Cukup Bagiku

Dia Cukup Bagiku

10 September -Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari 2 Korintus 12:7-10

7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. 8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. 9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Ayat kunci hari ini adalah dari 2 Korintus 12:9

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Situasi seperti apakah di dalam hidup Anda yang terasa tidak terjangkau oleh kasih karunia Allah? Ingatkan diri Anda dengan kebenaran ini: “Kasih karunia-Nya cukup bagiku!”

Raja Diatas Segalanya

Raja Diatas Segalanya

9 September – Pembacaan Alkitab hari ini diambil dari Kisah Para Rasul 17:22-31

22 Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: “Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. 23 Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. 24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, 25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. 26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, 27 supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. 28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. 29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”

Ayat kunci hari ini adalah dari Kisah Para Rasul 17:28a

Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada.

Sebagai penutup, mari kita renungkan pertanyaan ini

Apakah Anda menikmati atau melawan pemikiran untuk melepaskan kuasa atas setiap bagian hidup Anda kepada Allah? Apa yang membuat kuasa-Nya begitu masuk akal dan benar?