Pandangan kita terhadap konsep waktu

Pandangan kita terhadap konsep waktu

"Pak, bicara tentang konsep waktu, bagaimana pandangan kita sebagai orang Kristen terhadap konsep waktu?"

Oh, tema tentang waktu itu tema yang sangat-sangat besar, dalam, dan sangat sulit, dan ini kita tidak mungkin bisa membahasnya dalam beberapa menit, tetapi saya akan masuk ke dalam Mazmur pasal 90, dan ini pun akan menjadi eksposisi yang panjang lebar, tapi saya hanya akan berbicara berkenaan secara sederhana mengenai waktu di dalam aplikasi yang kita semua akan bisa lakukan.

Pertama, kita harus sadar bahwa waktu itu cepat.

Kedua, kita harus sadar bahwa waktu itu hanya satu kali diberikan Tuhan kepada kita.

Ketiga, kita harus sadar bahwa ujung daripada waktu yang kita miliki adalah penghakiman.

Waktu itu cepat. Waktu itu cuma satu kali. Waktu itu setelah kita selesai maka akan dihakimi.

Maka dengan mengerti 3 hal ini saja kita harus hati-hati untuk menggunakan waktu. Kalau saudara-saudara melihat, membaca buku-buku biografi, autobiografi orang-orang yang sungguh-sungguh Tuhan pakai, ada satu kesamaan daripada mereka. Dan saya menemukan satu kesamaan daripada mereka adalah mereka selalu berpikir bahwa waktu yang mereka miliki tidak lama lagi. Selalu itu ada. Jadi, selalu mereka itu menyadari waktu itu rasa tidak lama lagi mereka akan mati, tidak lama lagi mereka akan selesai, tidak lama lagi mereka akan berpulang kepada Tuhan. Itulah sebabnya mereka memiliki hal seperti itu di dalam dirinya, membuat mereka itu kerja keras, membuat mereka itu kerja sungguh-sungguh, membuat mereka itu menjauhkan diri daripada dosa, membuat mereka itu berlaku sungguh-sungguh jujur, bisa dipercaya, dan berbuat banyak, sebanyak-banyaknya bagi Tuhan,  meskipun pada akhirnya nanti ternyata mereka memiliki umur misalnya 80 tahun, 90 tahun. Tetapi sejak bahkan mereka umur 25 tahun, mereka berpikir mungkin waktu mereka tinggal 1 hari atau 2 hari.

Mereka bukan menakut-nakuti diri, tetapi Roh Kudus bekerja di dalam diri mereka, membuat mereka sadar bahwa waktu itu cepat, satu kali, dan akan dihakimi oleh Allah. Nah, Saudara-saudara, kalau saudara-saudara makin saudara bertambah umur, tepatnya berkurang umurnya, makin kita itu menjadi tua, makin kita akan menyadari ketiga kalimat ini itu sungguh-sungguh terjadi: waktu itu adalah cepat, waktu itu hanya satu kali, tidak pernah bisa kembali, dan waktu itu akan dihakimi, sehingga kita makin lama makin tua, kenapa orang tua makin bijak? Adalah karena mereka tahu waktunya sedikit. Tetapi adalah alangkah baiknya jikalau saudara-saudara sejak dari muda mendidik diri bahwa waktu itu cepat, satu kali tidak kembali, dan akan dihakimi, itu sejak muda, maka kita akan mengerjakan banyak pekerjaan-pekerjaan yang berharga dan kita tidak membuang umur kita.

 

Oleh:

Quote of the day

Menjadi seorang Kristen tanpa doa sama tidak mungkinnya seperti menjadi hidup tanpa bernafas.

Martin Luther